debaran kembali.. ~

8/31/2009 05:22:00 AM 0 Comments »
Esok 1 September 2009, mulalah sesi persekolahan seperti biasa setelah 10 hari bercuti.. :) Debaran kembali mengingatkan tugas dan amanah sebagai seorang pendidik.. lebih-lebih lagi seorang pendidik yang pengajar subjek pendidikan Islam..

"Ko dah keje ke dik?" tanya pakcik yang mengantar ku pulang ke rumah setelah selesai dan berjaya dari ujian komputer lesen..

"Hmm, dah." jawabku ringkas. agak segan sebab baru kenal dengan pakcik tu..

"Ngaja kek no?" soal pakcik lagi..

"Kek Sekolah Menengah Mambau." balasku pendek..

"Oo.. Dokek yolah ngan ghumah ko.. Ngaja apo? Agama eh?" ramah pakcik ini lagi..

"Ha'ah.. ngaja Pendidikan Islam.." kata ku sambil mengetap bibir memikirkan tanggungjawab yang ku pikul..

Sedang ku berfikir memandang ke luar tingkap..

"Bosar tugas ko tu dik.. bebudak sekarang macam-macam peghangai eh.. baguih lah ko ajar agama.. ajar boto-boto.. Fardhu ain tu pun ghamai lagi yang tak dapek tu do.." Nasihat pakcik..

"InsyaAllah.." sambil senyum sendiri..

Mengingatkan anak-anak didik ku semua.. :) :( perasaan berbaur.. gembira untuk kembali bertemu mereka.. melepaskan kerinduan pada anak-anak didik.. tetapi tahap kerisauan juga agak tinggi bila teringat baru-baru ini lu ingin membuat amali solat tetapi tidak sampai objektif kerana bab wudhu' sahaja masih ramai yang lemah..

Ya Allah, Kau kuatkanlah semangat diri ku ini Ya Allah.. di dalam mendidik anak-anak didikku ini.. sesungguhnya, ku sangat risau akan mereka.. usia semakin bertambah.. apa yang akan mereka bawa untuk hari-hari akan datang.. Kau lembutkanlah hati-hati mereka untuk mudah menerima setiap ajaran agama yang mereka terima.. Sucikanlah hati-hati mereka dari sebarang sifat-sifat mazmumah.. Sucikanlah bintik-bintik hitam di hati-hati mereka.. Kau permudahkanlah segala urusan pembelajaran mereka dan Berkatilah setiap ilmu yang mereka pelajari serta Kurniakanlah mereka kejayaan di dunia dan di Akhirat.. insyaAllah..amiin..

Sesungguhnya, terlalu banyak anasir-anasir luar yang telah mempengaruhi kehidupan anak-anak didik ku.. kerisauan ini ku sering mengawalnya dengan banyak berdoa.. hanya doa senjata ku yang paling kuat untuk mencapai keyakinan di dalam sebarang apa yang ku lakukan.. Semoga dipermudahkan segala urusan dan memudahkan anak-anak didikku memahami apa yang ku ingin sampaikan.. insyaAllah..amiin.. :) :) :)



*********************************************************************

Satu kisah yang boleh kita lihat realiti hari ini.. :)



Seorang guru wanita sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya.
Ia duduk menghadap murid-muridnya. Di tangan kirinya ada kapur, ditangan kanannya ada pemadam. Guru itu berkata,

"Saya ada satu permainan... Caranya begini,ditangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat pemadam ini, maka katalah "Pemadam!"

Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat.

Beberapa saat kemudian guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka sebutlah "Pemadam!", jika saya angkat pemadam, maka katakanlah "Kapur!". Dan diulangkan seperti tadi,tentu saja murid-murid tadi keliru dan kekok, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun,mereka sudah biasa dan tidak lagi kekok. Selangbeberapa saat, permainan berhenti.

Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.

"Murid-murid, begitulah kita umat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Kita begitu jelas membezakannya. Namun kemudian, musuh-musuh kita memaksakan kepada kita dengan pelbagai cara, untuk menukarkan sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan sebaliknya.

Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi kerana terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kamu akan terbiasa dengan hal itu. Dan anda mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kamu tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan ketika.

"Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, Zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, tanpa rasa malu, sex sebelum nikah menjadi suatu kebiasaan dan trend, hiburan yang asyik dan panjang sehingga melupakan yang wajib adalah biasa, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain-lain."

"Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, anda sedikit demi sedikit menerimanya tanpa rasa ia satu kesalahan dan kemaksiatan. Paham?" tanya Guru kepadamurid-muridnya.
"Paham cikgu..."

"Baik permainan kedua..." begitu Guru melanjutkan.
"Cikgu ada Qur'an, cikgu akan letakkannya di tengah karpet. Sekarang anda berdiri diluar karpet. Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada ditengah tanpa memijak karpet?" Murid-muridnya berpikir.

Ada yang mencuba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain. Akhirnya Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an. Ia memenuhi syarat,tidak memijak karpet. "Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya... Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak anda dengan terang-terang... Kerana tentu anda akan menolaknya mentah mentah. Orang biasa pun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tapi mereka akan menggulung anda perlahan-lahan dari pinggir, sehingga anda tidak sadar."

"Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina tapak yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat.. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau dimulai dgn tapaknya dulu, tentu saja hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dulu, kerusi dipindahkan dulu, Almari dibuang dulu satu persatu, baru rumah dihancurkan..."

"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan menghentam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan meletihkan anda. Mulai dari perangai anda, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun anda muslim, tapi anda telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara yang mereka anjurkan... Dan itulah yang mereka inginkan."

"Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (PerangPemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh kita... "

"Kenapa mereka tidak berani terang-terang memijak-mijak cikgu?" tanya murid- murid. "Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang tidak lagi."


"Begitulah Islam... Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sedar, akhirnya hancur.
Tapi kalau diserang serentak terang-terangan, mereka akan bangkit serentak, baru mereka akan sedar."

"Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdoa dahulu sebelum pulang."
Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya...

wallahu a'alam..

Bermula Ramadhan Seantero Dunia..

8/27/2009 08:48:00 PM 0 Comments »
Ramadhan datang, selalu memberikan kebahagiaan dan sukacita mendalam bagi siapapun, dimanapun di dunia ini. Besar-kecil, tua-muda, perempuan dan laki-laki, semua merasakan semarak dan gempita Ramadhan. Maklum, Ramadhan adalah bulan sebenar-benarnya berkah.



Muslim di Amerika Utara memulai shaum Ramadhan pada Sabtu, 22 Agustus pula. Pada intinya, hampir semua Muslim di dunia menyambut dan menjalani Ramadhan 2009 ini dalam waktu yang sama, Sabtu 22 Agustus. Perbedaan hari hanya terjadi beberapa jam saja. Muslim di Turki, Balkan dan Uni Eropa menyambut Ramadhan lebih cepat, pada hari Jumat. Sedangkan Arab Saudi, dengan sebagian besar negara Teluk lainnya memulai hari Sabtu.



Selama bulan Ramadhan, semua Muslim yang telah akil baligh melaksanakan puasa, dari Subuh sampai Maghrib. Sekadar mengingatkan, pada bulan ini Al Quran sebagai pedoman hidup manusia di akhir zaman diturunkan.



Menteri Agama Turki mengumumkan bahwa Turki memulai Ramadhan pada hari Jumat, 21 Agustus. Begitu pula dengan Romania. Orang Romania memang selalu mengikuti Turki dalam menentekan hari pertama Ramadhan. Sementara komunitas Arab memulai Ramadhan berdasarkan melihat pada bulan di negara mereka masing-masing. Di Romania, ada 70.000 Muslim, kebanyakan berasal dari Turki dan Albania. Jumlah mereka sama dengan 2% dari jumlah keseluruhan 22 juta rakyat Romania.



Ramadhan juga dimulai pada Jumat di Bulagaria, dan Kosovo. Asen Menkob, ketua Serikat Muslim Pembangunan dan Budaya Bulgaria, mengatakan, "Muslim Bulgaria biasanya mengikuti Turki dalam memulai puasa."

Sedangkan Balkan tak jauh berbeda. "Kami mengikuti koordinasi dengan fatwa dari Turki," terang Naeem Trafana, ketua ulama di Kosovo.



Bosnia juga memulai shaum Ramadhan pada Jumat. Begitu pula dengan Muslim di Bosnia, Kroasia, Slovenia, Serbia dan Montenegro, Makedonia, dan Albania.



Muslim mengikuti kalender bulan, jadi bulan Ramadhan akan terjadi di semua bulan dalam beberapa tahun setiap periodenya. Misalnya jika tahun ini Ramadhan dimulai pertengahan Agustus, maka tahun depan insyaAllah terjadi pada akhir Juli atau awal Agustus. Begitu seterusnya.


Saudi memulai Ramadhan pada Sabtu. Dewan ulama senior di Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain dan Uni Emirat Arab mengatakan tidak melihat bulan pada Kamis malam, jadi Jumat adalah hari terakhir mereka sebelum Ramadhan dimulai.



Pada tahun ini, untuk pertama kalinya para penduduk Saudi bisa melihat bulan purnama menggunakan teleskop, bukan hanya mata telanjang saja. Dalam pernyataan Ahad, Dewan Tinggi Saudi menyerukan rakyat Saudi untuk melihat bulan pada Kamis petang.



Dewan Tinggi kemudian meminta kepada rakyat yang sudah menyaksikan bulan dengan mata langsung untuk melaporkan kepada Dewan terdekat. Sebelumnya, Dewan tidak membolehkan penggunaan teleskop untuk melihat bulan.



Senin, Mohammed Hussein Fadhlallah menyatakan bahwa Ramadhan di Lebanon dimulai pada Jumat berdasarkan kalkulasi astronomi yang akurat. Tapi di Mesir, Ramadhan dimulai pda Sabtu.



Mesir memang unik. Dari mulai tengah malam waktu setempat, sejak Kamis, Mesir telah memajukan satu jam lebih awal, memotong satu jam lebih pendek dari waktu musim panas dalam satu bulan.



Akhir dari Ramadhan adalah Idul Fitri. Itulah waktu yang sangat membahagiakan yang dipunyai oleh kita orang Islam dan tak pernah bisa dimiliki oleh mereka kaum non-Islam. Sesuatu yang tak bisa digantikan dan ditukar dengan apapun. Subhanallah, semarak Ramadhan, subhanallah....(sa/wb)
sumber

************************************************
Begitulah setiap negara menentukan bila mahu bermualnya Puasa Ramadhan.. :) seronok mendengarnya.. Sentiasa hati ini berbisik semoga dapat merasa Ramadhan di negara-negara yang lain.. setakat ini, hanya dua negara yang baru saya rasa bagaimana suasana Ramadhan.. di Malaysia dan di Jordan..

Semestinya ada perbezaan.. Boleh kongsi pengalaman kawan saya ini.. lebih kurang sama dengan pengalaman saya.. :) tak larat nak menaip panjang-panjang ketika.. ada rezki nanti, akan dikongsi pengalaman saya pula.. insyaAllah.. :)

kongsi pengalaman : http://bintunmajid.blogspot.com/2009/08/qutayf-sebagi-juadah-ramadhan.html

ok.. selamat meneruskan ibadah puasa..
"awwaluhu rahmah wa ausatuhu maghfirah wa akhiruhu 'itqun mina nnar"
wallahu a'alam.. :)